Sinergi Kawal Benih Unggul, BRMP dan BPSB Dorong Lompatan Produksi Kakao dan Jambu Mete Sultra
Kendari (07/06) - Guna memastikan pasokan benih berkualitas tinggi, tim gabungan dari BRMP Kementan, BRMP Sultra, dan BPSB Sultra turun langsung melakukan monitoring intensif di lokasi perbenihan strategis Sulawesi Tenggara. Fokus peninjauan menyasar perkebunan jambu mete di Kelurahan Kambu, Kendari, serta sentra perbenihan kakao di Desa Konda I, Konawe Selatan. Langkah krusial ini diambil untuk memeriksa kelayakan tanaman induk, teknik pemeliharaan, hingga kesiapan sarana pendukung. Pemerintah berkomitmen mengawal ketat seluruh proses produksi agar benih yang sampai ke tangan petani lokal benar-benar memenuhi standar mutu nasional, tepat waktu, dan siap mendongkrak produktivitas perkebunan rakyat.
Langkah ini menjadi kian strategis mengingat target ambisius yang dipatok pada tahun 2026. Di Desa Konda I sendiri, pengelolaan benih kakao oleh CV. Wahana Multi Cipta ditargetkan mampu memproduksi hingga 2.000.000 batang benih untuk menyuplai kawasan seluas 2.000 hektare. Sementara itu, komoditas jambu mete di Kel.Mokau, Kec.Kambu, Kota Kendari terus digenjot untuk memenuhi kebutuhan benih skala besar di berbagai kabupaten. Melalui pembinaan dan pengawasan ketat ini, komoditas unggulan Sultra tersebut diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan petani lokal, tetapi juga menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan swasembada serta memacu volume ekspor perkebunan Indonesia di pasar global.